Hari minggu biasanya menjadi hari yang paling aku tunggu , karena di hari itu aku bisa melepaskan segala penat dan capek selama enam hari. Namun, hari minggu ini begitu spesial karena di hari itu ada sebuah hajatan dan kami harus berangkat ke lampung untuk menghadiri acara penting itu. Tentu saja awalnya aku senang namun kesenangan itu tidak berlangsung lama.
Jam dua malam dengan mata yang masi mengantuk aku dipaksa bersiap-siap karena kami akan segera ke pelabuhan merak untuk pergi ke lampung. Dengan malas karena masih lemas aku menuruti perintah sang madam (maksudku ibuku ). Okeh persiapan sudah siap, kami mulai mengangkut bawaan ke mobil, ada dua mobil yang di bawa, setelah semua barang di masukan tiba-tiba panggilan alam muncul, aku segera ngacir ke dalam rumah dan setelah selesai dengan nafas tenang kembali keluar untuk masuk ke dalam mobil namun hatiku mencelos saat kulihat dua mobil yang tadi berada di depan rumah kini telah lenyap seketika. Aku menggaruk kepala yang tidak gatal dan otak ku baru memberi respon bahwa aku ketinggalan. ADuhhh,,,,gimana donk..aku langsung bolak-balik gak tentu mau ngapain ( kebayang kan ekspresi wajah gusar gak karuan,,hehe).
Aku terduduk mungkin aku gak beruntung ikut ke lampung, namun sebuah mobil Avanza berhenti tepat depan rumah ku, aku mendongak menatap mobil itu. Tak lama keluar suara.
" Hey, Ateu kamu ikut nggak??" Tanya kaka ku dengan panggilan kecil ku. Aku terkaget baru tersadar bahwa itu mereka. Aku nyengir dan langsung mendekati mobil.
" Kenapa ninggalin" Tanya ku manja.
" Kamu kenapa ngilang, kaka kira kamu udah masuk mobil.." jawab kakaku singkat.
" Tadi ke dalam dulu..." jawab ku pelan,
" Terus kenapa gak nelfon kalo tahu ketinggalan, untung aja kakak inget ma kamu,," Sahut kakaku masih kesal. " lupaaa" jawabku singkat sambil nyengir.